Sabtu, 22 Agustus 2009

Ketua DPW PP: Andi Harun Calon Tunggal

Kota Samarinda Butuh Pemimpin yang Tegas dan Konsisten
Kaltim Post, Senin, 10 Agustus

SAMARINDA - Meski Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Samarinda masih akan September 2010, suhu politik di Kota Tepian sudah menghangat. Sejumlah nama kandidat bermunculan, di antaranya politikus dan figur muda, Andi Harun yang banyak disebut-sebut sebagai kandidat kuat Wali Kota Samarinda periode depan.

Partai yang saat ini sudah resmi mengusung nama Andi Harun sebagai bakal calon (balon) wali kota Samarinda adalah Partai Patriot. Ketua DPW Partai Patriot, HM Said Amin SH mengatakan Andi Harun merupakan calon tunggal yang diusung PP dan ini berdasarkan rapat pleno DPW Partai Patriot bersama DPC Samarinda beberapa waktu lalu.

"Itu sudah merupakan keputusan dalam rapat pleno bersama DPC Partai Patriot Samarinda. Kami sudah menyatukan tekad mengusung Andi Harun untuk memimpin Samarinda periode 2010-2015," tandasnya.

Ada dua hal menurutnya yang sangat penting terkait alasan mengapa Andi Harun dipilih sebagai calon wali kota. Pertama terkait posisi Samarinda sebagai ibu kota provinsi Kaltim. Selain pusat pemerintahan juga sebagai pusat kegiatan ekonomi, menjadikan Samarinda memiliki posisi dan peran yang sangat strategis. Baik terhadap 14 kabupaten/kota di Kaltim maupun bagi daerah di luar Kaltim.

"Apalagi, Samarinda sebagai kota jasa, industri dan perdagangan. Berdasarkan itulah maka kami memandang, sekaligus menempatkan faktor kepemimpinan dan proses pengelolaan pembangunan di masa yang akan datang menjadi sangat penting," katanya.

Terlebih, kata dia, kerangka kapasitas Samarinda secara keseluruhan banyak hal harus dibenahi. "Kami harus jujur dan mengakui terhadap banyak hal, terkait itu diperlukan banyak pembenahan. Masyarakat dan berbagai pihak telah melakukan identifikasi terhadap masalah kota Samarinda ini, di antaranya masalah banjir, listrik, pembenahan tata kota, air bersih dan berbagai masalah lainnya. Sehingga sudah sangat mendesak untuk dilakukan pembenahan yang komprehensif dan tuntas," bebernya. "Kami berprasangaka baik saja dan tidak usah saling menyalahkan, tetapi, pada saat yang bersamaan kita harus ikhlas dan tulus melihat perkembangan kota secara apa adanya dan sesungguhnya, untuk perkembangan yang lebih kongkret, biarlah masyarakat yang menilai," tambahnya.

Soal figur Andi Harun, Said mengatakan, sosok Andi Harun memang merupakan figur yang tepat untuk menjadi Wali Kota Samarinda ke depan. Menurutnya proses tersebut tidaklah berlangsung cepat, tetapi dirinya sudah mengikuti sejak dulu.

"Telah lama kami ikuti dia (Andi Harun, Red.) dengan seksama. Talenta dan kemamuannya serta pengalamnnya di parlemen juga sudah cukup sarat," jelasnya.

Khususnya di parlemen, dengan pengalaman dua periode duduk di parlemen, menjadi Ketua Komisi E dan masuk dalam unsur pimpinan, Said melihat sosok Harun memiliki pengalaman yang cukup matang. "Apalagi selama ini, Andi Harun duduk di parlemen mewakili daerah pemilihan Samarinda," sambungnya.

Sebagai politikus muda, Said juga menilai Andi Harun memiliki konsistensi tinggi dalam bersikap dan menentukan pendirian politiknya. "Ke depan Kota Samarinda ini butuh pemimpin yang tegas dan konsisten," tandasnya.

Lebih jauh dikatakannya, talenta dan kemampuan Andi Harun itu bukan hanya di Samarinda. Banyak pihak menurutnya juga tertarik mencalonkan Andi Harun di pilkada daerah lain seperti di Bontang dan Kutai Kartanegara (Kukar).

"Namun untuk kepentingan yang lebih besar dan melalui proses diskusi yang cukup panjang terutama di internal partai dan di luar partai, akhirnya kami sepakat, mencalonkan Andi Harun maju di pilkada Samarinda," sebutnya.

Bagaimana dengan respons dan kesiapan Andi Harun mengenai keputusan ini? "Terpenting saat ini Andi Harun sudah menyatakan kesiapannya. Dia juga sudah mendapat izin dari keluarga dan orangtua. Sebab baginya amanah ini mengandung tanggungjawab yang sangat mulia. Dan kami sudah komitmen untuk secara tulus dan ikhlas membangun kekuatan, jaringan dan mengkonsolidasikan segenap potensi, baik itu di internal partai maupun di luar partai untuk dikonsolidasikan secara maksimal dalam rangka upaya pemenangan Andi Harun sebagai Wali Kota Samarinda 2010-2015," jawabnya.

Soal konsolidasi dengan pihak eksternal partai, Said mengungkapkan, beberapa tokoh di Samarinda sudah menyatakan akan siap mendukung Andi Harun. Begitu juga dengan beberapa partai lainnya. "Namun belum bisa kami sebutkan partai-partai apa saja, karena tidak ingin terkesan mendahului pimpinan partai yang bersangkutan. Pada saat yang tepat kami akan mengumumkan ke publik," pungkasnya. (gs)

Andi Harun Beberkan Visi

Tribun Kaltim, Jumat, 24 Juli 2009

SAMARINDA, - Bakal calon walikota Samarinda dari Partai Patriot Andi Harun membeberkan visi dan misinya sebagai Calon Walikota (Cawali) Samarinda periode 2010-2015 mendatang. Ini diungkapkan kepada Tribun, saat dikonfirmasi setelah rapat pleno DPW Partai Patriot memutuskan dirinya diusung sebagai bakal calon walikota.


Menurut dia, pencalonannya sebagai Cawali Samarinda berdasarkan rapat pleno beberapa waktu lalu. Hal itu, lanjut dia, merupakan bagian dari perintah partai yang mendaulat dirinya untuk maju di Pilkada Cawali Samarinda.

"Menurut beliau (Said Amin, red) itu sudah keputusan final dari partai. Karena ini perintah partai, maka sebagai kader partai, saya harus siap berkompetisi di Pilkada Samarinda 2010 nanti. Apapun hasilnya, saya harus menjalankan perintah itu dulu," terang Andi Harun.

Sayangnya, Andi Harun enggan mengomentari persoalan sumber dana untuk persiapan Pilkada 2010. Kata dia, saat ini bicara finansial terlalu dini. Tetapi yang perlu difokuskan adalah berbagai persoalan krusial yang ada dihadapi Samarinda di lima tahun ke depan.

"Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemimpin Samarinda nanti. Dan saya sudah menginventarisir persoalan yang krusial dihadapi Samarinda. Terutama menyangkut tata kotanya," ujar Andi.

Memperbaiki tata kota Samarinda, lanjut dia, menjadi target untuk membenahi lingkungan dan citra Kota Samarinda. Sebagai ibukota Provinsi, perkembangan tata kota Samarinda menjadi prioritas utama. "Sekarang kalau sore Samarinda macet, di pasar macet. Ini harus dibenahi dengan pelebaran badan sistem arus lalu lintas yang terkoneksi. Ini salah satu formulasinya," tuturnya.

Persoalan yang belum teratasi, kata Andi, yakni persoalan banjir yang melanda ruas-ruas jalan di Kota Samarinda. Menurutnya, banyak cara untuk mengatasi persoalan banjir. Antara lain dengan menyiapkan folder-folder di setiap kecamatan.

"Samarinda harus menjadi kota yang bebas banjir, tertanggulanginya air bersih dan ketersediaan listrik yang cukup bagi warganya. Saya kira mengatasi banjir, sementara ini bis menggunakan sistem folder yang terpasang di beberapa titik. Idealnya, disetiap kecamatan harus dipasang folder ," tukasnya.

Disinggung bakal pendampingnya? Menurutnya, hingga saat ini Partai Patriot belum memutuskan siapa yang akan mendampingi dirinya sebagai Calon Wakil Walikota (Cawawali). Hanya saja, penentuan calon pendamping tersebut akan diputuskan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dalam waktu dekat, dan akan dikukuhkan saat deklarasi pengusungan pasangan calon walikota dan wakil walikota secara resmi usai Rakerwil.(bud)

PARTAI PATRIOT USUNG ANDI HARUN

Sebagai Cawali Samarinda 2010
Samarinda Pos, 22 Juli 2009

SAMARINDA. DPW Partai Patriot Kaltim melalui rapat pleno yang digelar Minggu (19/7), di kantor Sekretariat Jl Yos Sudarso, telah menetapkan kadernya, H Andi Harun ST, sebagai calon resmi yang diusung Partai Patriot di Pemilihan Walikota (Pilwali) Samarinda 2010 mendatang.
"Ini sudah final. Dalam rapat kami sepakat untuk mengusung Andi Harun sebagai calon walikota Samarinda 2010-2015," ujar Ketua DPW Partai Patriot Kaltim, H Said Amin.
Menurutnya, figur Andi Harun yang diusung Partai Patriot, selain dinilai merupakan sosok muda yang energik, juga memiliki kemampuan mengelola Samarinda sebagai ibukota Kaltim, untuk menjadi sebuah kota yang lebih maju dan berkembang di segala bidang serta sektor.
"Saya kira sosok energik dan berani Andi Harun memang diperlukan Samarinda sebagai ibukota dan gerbang sentral Provinsi Kaltim," ungkapnya.
Andi Harun dinilai Said, telah memiliki pengalaman politik dan birokasi. Kendati diakuinya, Andi Harun belum pernah berada di struktur pemerintahan. "Belum pernah bukan berarti tidak mampu. Kita yakin Andi Harun bisa, karena dia mempunyai kemampuan," sebutnya.
Disinggung langkah yang telah dilakukan Partai Patriot untuk memuluskan langkah Andi Harun yang diusung menjadi Cawali Samarinda 2010, Said mengatakan, saat ini partai berlambang Garuda itu telah mempersiapkan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) untuk mengukuhkan secara resmi Andi Harun sebagai Cawali. "Itu langkah resmi yang akan kita lakukan. Kenapa harus melalui Rakerwil? Ya karena kita ini menjadi keputusan bulat dari institusi," ujarnya.
Selain Rakerwil lanjutnya, Partai Patriot juga sedang melakukan upaya lobi ke partai-partai lain, untuk menawarkan nama Andi Harun, agar bisa diusung secara bersama. "Sudah ada beberapa partai yang sedang kita komunikasikan. Saat ini sedang menunggu hasil finalnya saja," akunya. Namun Said masih enggan menyebutkan partai mana saja yang telah menjalin komunikasi politik dengan Partai Patriot.
Sementara terpisah, Andi Harun, masih enggan bicara banyak terkait keputusan Partai Patriot yang mengusung namanya di Pilkada Samarinda. Bahkan Andi Harun sendiri mengaku baru mengetahui bahwa ada keputusan itu. "Masak sih? Saya malah baru tahu ada keputusan itu dari partai," ujarnya.
Terkait hal itu, Andi Harun mengaku belum mau bereaksi karena dirinya akan konsentrasi terlebih dahulu di pelantikannya sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2009-2014. "Saya belum bisa banyak komentar, karena saya belum tahu ada keputusan partai seperti itu. Saya akan konfirmasi dulu ke ketua (Said Amin,Red)," ujarnya.(agi)